Tak Satupun Putra-putri Asli Tambrauw Tembus Polisi 

Melanesiatimes.com – Kepolisian Republik Indonesia dalam perekrutan reguler yang dilaksanakan di kabupaten Tambrauw, menyisahkan tanda tanya bagi warga asli Tambrauw. Jum’at (07/06/2024).

Bacaan Lainnya

Ditemui salah satu cafe dikota sorong, toko masyarakat kabupaten Tambrauw angkat bicara terkait perekrutan kepolisian dikabupaten Tambrauw.

Kepada awak media Yosep Hay menyampaikan, ” saya mewakili masyarakat kabupaten Tambrauw merasa kecewa kepada Polres Tambrauw atas perekrutan kepolisian di kabupaten Tambrauw, karena dari hasil seleksi atau pengumuman baik itu tes tertulis sampai pada tes kesehatan, tidak ada satu pun putra asli Tambrauw yang tembus,” Kata Yosep.

Lebih lanjut Yosep menuturkan, awalnya permintaan Kapolres 300 orang, tapi turun menjadi 180, setelah itu, putra-putri asli Tambrauw yang ikut serta mendaftarkan diri sebanyak kurang lebih 40 orang, setelah mengikuti seleksi administrasi sampai tes kesehatan terakhir tidak ada putra-putri asli Tambrauw yang lulus dalam tes reguler, hal ini membuat kami orang asli Tambrauw kecewa.

“Lebih baik tidak kasih lulus dari awal saja biar tidak buang biaya, dari pada terakhir baru tidak di kasih lulus begini, kami semua selaku orang tua sangatlah kecewa, ” beber Yosep.

Ia mengatakan besar harapan orang tua kepada Kapolres Kabupaten Tambrauw dalam seleksi reguler ini, namun dalam pelaksanaan tidak ada satupun putra-putri asli Tambrauw yang lulus.

“Kami meminta kepada Kapolda agar segerah kembalikan nama-nama anak kami asli Tambrauw untuk ikut sertakan lagi, Tambrauw kami punya daerah, kenapa yang lain bisa lulus si kami punya daerah sedangkan putra-putri kami yang asli Tambrauw tidak,” tegas Yosep

Pria yang mengaku perwakilan toko masyarakat ini mengatakan bahwa, dirinya mewakili masyarakat Tambrauw yang anaknya tidak lulus, pasalnya setiap ada kelu kesa, mereka tidak berani menyampaikan, hanya lewat dirinya, semua persoalan diserahkan termasuk tes reguler ini.

Pihaknya berharap kepada Polres Tambrauw dan Polda Papua Barat agar segerah menindak lanjuti hal ini, agar putra-putri asli Tambrauw bisa dimasukkan kembali sebagai jatah dari Putra-putri Asli Tambrauw.

Pos terkait