Aksi Demonstrasi, IMM Keluar Dari Barisan Pendemo, Sembari Bertemu Kapolda Secara Sepihak

Melanesiatimes.com – Aksi demontrasi jilid II yang dilakukan di Polres Kota Sorong, menemui pecah kongsi pada saat proses berlangsungnya demo pada Jumat (17/05/2024).

Bacaan Lainnya

Aksi yang dilakukan dipolres Sorong Kota ini merupakan tindak lanjut dari Aksi pertama, berkaitan dengan meninggalnya salah satu kader IMM Sorong, yang di duga akibat pembegalan.

Menurut Abdul Kadir Loklomin Ketua HMI Cabang Sorong, awalnya Ketua IMM datang meminta kepada kami teman-teman OKP yang tergabung dalam Cipayung untuk membantu mereka melakukan aksi demontrasi atas terbunuhnya salah satu kader mereka di Malanu, kamipun langsung merespon hal itu dan membentuk tim untuk aksi kemanusiaan dalam rangka menuntut agar pelaku tetap diproses.

“Aksi pertama kami sudah lakukan. Dalam aksi tersebut banyak teman-teman kami yang mendapatkan tindakan yang represif dari anggota kepolisian salah satunya adalah (AD) Ketua GMNI Cabang Sorong dan (ZN) Presma Unamin Sorong, namun kami tetap berjuang demi kemanusiaan, kata Abdul.

Kemudian kami yang tergabung dalam cipayung menindaklanjuti aksi pertama dan bersepakat melakukan aksi jilid II, sehingga kami bersepakat aksi jilid II, dilakukan pada jumat (17/05).

Namun ketika hari dimana aksi dilakukan teman-teman IMM dalam hal ini Ketua IMM, Supriyanto keluar dari barisan dan secara diam-diam melakukan pertemuan dengan Kapolda Papua Barat dan Kapolres Sorong Kota, ini yang membuat kami kecewa atas tindakan yang di lakukan oleh Ketua IMM Sorong,” pungkasnya

Lebih lanjut Abdullah mengatakan ini adalah tindakan penghianatan yang dilakukan oleh teman-teman IMM Sorong lebih khusus Ketua IMM Supriyanto,” terang Abdullah.

Hal senadapun disampaikan Ketua GMNI Cabang Sorong, Angky Dimara, “menindaklanjuti aksi demo jilid I,, maka kami lakukan lagi aksi jilid II, bersamaan dengan itu Kapolda hadir dan diminta untuk bertemu dengan Kapolda, sesampainya di dalam kami melihat teman-teman IMM sudah ada di dalam, dari situ kami menduga teman-teman IMM sudah lewat pintu belakang (istilahnya) untuk bertemu dengan Kapolda, olehnya itu kami langsung walk out dari ruangan itu dan melanjutkan aksibdi depan Polresta, kemudian bertemu dengan Kapolres untuk menyerahkan tuntutan kita,” jelas Ketua GMNI Cabang Sorong.

Ditempat yang sama kampus Unamin Sorong, Ketua PMII Ilham Fadirubun, menuturkan, setelah aksi yang kami lakukan di Polres Sorong Kota, kami melakukan aksi juga dikampus Unamin Sorong guna menuntut Ketua IMM agar mengklarifikasi, kenapa keluar dari barisan dan secara diam-diam bertemu Kapolda, itu membuat kami kesal, kemudian daripada itu, kami juga menuntut agar Ketua IMM bertemu kami dan meminta maaf atas tindakan yang dilakukan dan kalau ketua IMM tidak klasifikasi dan meminta maaf maka kami akan melanjutkan aksi ini besok dan seterusnya sampai Ketua IMM datang bertemu kami,” tutup Ketua Cabang PMII Cabang Sorong, Ilham Fadirubun.

Pos terkait