Pesawat Trans Nusa Airlines, Sebagai Armada Pendukung Pariwisata PBD

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Barat Daya. Yusdi Lamatenggo. S.Pi. M.Si

Melanesiatimes.com – Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispora Parekraf) Provinsi Papua Barat Daya, melakukan kerjasama dengan salah satu penerbangan baru yakni PT. Trans Nusa Airlines. Rabu (03/04/2024).

Bacaan Lainnya

Kerjasama yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pemuda olahraga pariwisata dan ekonomi kreatif Yusdi Lamatenggo, S.Pi. M.Si. bersama PT. Trans Nusa Airlines, guna meningkatkan akses wisatawan lokal maupun mancanegara ke Papua Barat Daya.

Yusdi Lamatenggo saat ditemui awak media,  di ruang kerjanya menuturkan, “Dalam rangka mengembangkan dan lebih meningkatkan kerjasama pariwisata di Provinsi Papua Barat Daya ini pemerintah Provinsi Papua Barat Daya telah melakukan teken kerjasama dengan maskapai penerbangan baru yaitu PT. Trans Nusa,” Ucap Yusdi.

Lebih lanjut Yusdi menjelaskan untuk mencapai keberhasilan di tingkat pariwisata, ada 3 metode yang dipakai, antara lain Akses, Amenitas, dan Atraksi.

Akses adalah jalur atau jalan masuk ke Papua Barat Daya guna meningkatkan lajurnya tingkat pariwisata, seperti pelabuhan dan bandara, sehingga kita butuh dukungan dari penerbangan seperti Trans Nusa dalam pengembangan pariwisata di provinsi Papua Barat Daya.

Amenitas adalah hotel, rumah makan, restoran toko cendramata, fasilitas umum, tempat ibadah dan lain-lain yang mendukung wisatawan guna nyaman dan aman saat berlibur dan menikmati fasilitas yang tersedia.

Atraksi adalah apa yang bisa dilihat dan dilakukan oleh para wisatawan saat berkunjung, misalnya keindahan alam, cagar budaya, tempat bersejarah dan lain-lain.

Menurut Kadispora Parekraf Provinsi Papua Barat Daya, Khusus untuk akses di Sorong kita punya bandara DEO yang cukup bagus di wilayah timur Indonesia. Nah untuk memperkuat posisi itu, kita mengejar dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Papua Barat Daya, maka kita harus mendapatkan dukungan dari maskapai penerbangan baru yakni Trans Nusa Airlines,” ungkapnya

Lebih lanjut Yusdi mengatakan bahwa Trans Nusa adalah maskapai penerbangan nasional yang mulai bangkit beroperasional dan melayani berbagai daerah di Indonesia, salah satunya adalah Provinsi Papua Barat Daya, hal ini dilakukan guna mendorong peningkatan kunjungan wisatawan di Provinsi yang ke-38 ini. Tambahnya.

Terkadang harga tiket mahal karena maskapai pun terbatas, oleh sebab itu dengan bertambahnya armada baru ini, dapat menekan harga penjualan tiket sehinggah bisa mempermudah kunjungan para wisatawan.

Rute yang akan ditambahkan pada armada Trans Nusa ini adalah melayani penerbangan Manado – Sorong dan Sorong-Ambon dengan jenis pesawat Comet ARJ 21, dengan kapasitas 95 penumpang.

Pesawat Trans Nusa Airlines, akan launching pada jumat besok 5 april 2024 dengan rute, Manado-Sorong-Ambon.

Rute Manado-Sorong, adalah jalur yang sering diakses oleh turis mancanegara seperti wisatawan dari negara china, olehnya itu, pihaknya berharap wisatawan dari China ketika sampai di Manado bisa langsung menuju Kota Sorong sebagai ibu kota dari provinsi Papua Barat Daya.

” Wisatawan asing bisa masuk langsung dari Manado, dengan dukungan Trans Nusa ini lebih banyak orang datang ke Papua Barat Daya, melalui kota sorong dan bisa berkunjung ke Raja Ampat dan tempat destinasi wisata lainnya yang berada di Provinsi Papua Barat Daya ini,” Tegas Yusdi.

Mantan kepala Dinas PariRaja Ampat ini juga menambahkan “Tidak tiap hari, mungkin 4 hari dalam seminggu. Itu penerbangan sore, jadi bisa dalam 4 hari ada 2 kali flight. Nah ini tujuan membuka akses, sehingga kunjungan wisatawan meningkat dan pengembangan ekonomi juga naik. Karena ada kawasan KEK di kabupaten Sorong, kita harap investor China, sehingga kawasan KEK jadi pengembangan industri di PBD. Karena dari China ke Manado langsung ke Sorong,” Tambah Yusdi.

Langkah kerjasama dengan Trans Nusa, untuk tingkatkan perekonomian di Papua Barat Daya termasuk sektor pariwisata, merupakan langkah yang strategis dari Trans Nusa. Kemudian kedepan menjadi kerjasama yang erat dengan Pemprov PBD. Karena sudah sudah membuka akses dan melancarkan rute penerbangan serta mendukung peningkatan perekonomian. Disamping itu juga saat ini penerbangan langsung Denpasar ke Sorong yang langsung hanya maskapai Garuda Indonesia. Tetapi hadirnya Trans Nusa, wisatawan bisa menggunakan Trans Nusa ke Sorong melalui Manado yang semua rute penerbangannya sudah terconnect, seperti Rute Jakarta- Denpasar, kemudian Denpasar-Manado selanjutnya Manado-Sorong semua akses terconnect.

” Direncanakan setelah Lebaran nanti dibuka juga rute penerbangan Trans Nusa Sorong-Timika yang dijadwalkan setiap hari,” bebernya.

Pesawat Trans Nusa ini akan mulai launching pada hari jumat 5 April 2024. Inagiraiton flght dari Manado Sorong. Dimana pemprov PBD akan mendapat selebrasi penyambutan dan teman-teman pelaku industri pariwisata akan memanfaatkan hal ini.

” Harga tiket pesawat dari Manado Sorong hanya 999.000. Begitu juga Sorong Manado harga tiket sama. Kalau mau dapatkan tiket langsung ke bandara DEO di kantor Lintas Margantara,” Tutup Kadispora Parekraf Provinsi Papua Barat Daya, Yusdi Lamatenggo.