Pertamina Sorong: Pembagian Takjil Serentak Di Seluruh Indonesia

Melanesiatimes.com – Dengan mengusung thema,”Energi Untuk Rayakan Kemenangan” Pertamina kota sorong melakukan pembagian takjil di SPBU Hansen. Berbagi takjil ini dilakukan di area-area SPBU serentak secara nasional pada Kamis, (28/03/2024).

Bacaan Lainnya

Di kota Sorong sendiri, pembagian takjil dilakukan pada 2 titik yaitu, SPBU Hansen, jalan ahmad yani dan SPBU Klaligi yang terletak di jalan baru, sembari meletakkan banner yang betuliskan “Nikmati takjil gratis selama Ramadhan di SPBU Pertamina”

Menurut Riasa Ramadhani Pembagian takjil ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang lalu lalang di area SPBU.

“Sales pertamina area-area lain juga melakukan hal yang serupa tepatnya pada hari ini kamis tanggal 28 maret 2024,” terang Riasa

Lebih lanjut Riasa mengatakan “Hari ini dipilih karena bentuk apresiasi kepada teman-teman muslim yang masih melaksanakan puasa ramadhan 1445 H, sekaligus juga memupus batasan antara umat muslim dan umat beragama lain, apalagi sebentar sudah mendekati hari paskah,” ungkap Riasa Ramadhani

Dikatakannya, pembagian takjil dalam area SPBU ini, bukan hanya di prioritaskan untuk umat muslim saja, akan tetapi kepada siapa saja yang merupakan konsumen Pertamina.

“Sebenarnya pembagian takjil ini dilakukan di pinggir jalan raya depan SPBU, kendati cuaca hari ini hujan, maka kami lakukan di dalam area SPBU,” beber Riasa

Berbagi takjil ini juga direncanakan akan dilakukan minggu depan sampai lebaran idul fitri, mulai dari depan kantor Pertamina Sorong dan akan berpindah-pindah ke tempat strategis lainnya. Rata-rata takjil yangĀ  dibagikan berjumlah sekitar 100 sampai 150 kotak perhari.

Harapan kami adalah, “semoga kegiatan semacam ini dapat meningkatkan kebersamaan antar umat beragama, saling bertoleransi antar sesama dan berbagi kasih kepada seluruh masyarakat yang ada di Provinsi Papua Barat Daya ini,” harapnya.

Dalam realisasi BBM, Riasa berpesan, penggunaan subsidi harus lebih tepat sasaran, pasalnya terkadang penyelewengan dalam penggunaan subsidi itu bisa menimbulkan antrian seperti yang sering terjadi.

Ia juga berharap agar masyarakat lebih meningkatkan kepercayaannya terhadap semua produk Pertamina dan mau menggunakan bahan bakar yang non subsidi. Tutupnya

Pos terkait