Setelah Dilantik, ISSI PBD Berharap Bisa Menjadi Peserta Pada PON XXI Di Aceh

Melanesiatimes.com – Setelah Dilantik, ISSI PBD Berharap Bisa Menjadi Peserta Pada PON XXI Di Aceh. Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Provinsi Papua Barat Daya yang di nahkodai oleh, Rahman, S.STP. M.Si, telah melangsungkan pelantikan pengurus Wilayah Papua Barat Daya Periode 2024-2027 di Rylich Panorama Hotel. Sabtu (23/03/2024).

Bacaan Lainnya

Pelantikan yang berlangsung di Rylich Panorama hotel ini, dihadiri Pimpinan Pusat yang diwakili oleh Ketua Harian PB ISSI, Jadi Rajagukguk, Pemerintah Papua Barat Daya, oleh Staf Ahli Gubernur Provinsi Papua Barat Daya, Bidang Pemerintahan, Drs. Yakob Kareth, M.Si, Forkopinda Papua Barat Daya, Forkopinda Kota Sorong, Koni Papua Barat Daya dan Kadispora Parekraf Provinsi Papua Barat, Yusdi Lamatenggo.

Ketua Harian Koni Papua Barat Daya, Abu Bakar Gusti berharap Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) PBD dapat mengambil bagian di dalam PON XXI Aceh-Sumut sebagai peserta.

“Mekanisme keikutsertaan di PON itu ada kualifikasinya, sedangkan kita daerah DOB ini mendapat wildcard, pasalnya Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) pada saat ini baru terbentuk, kalau sudah terbentuk jauh-jauh hari sebelumnya, maka kita bisa ajukan bersama dengan 21 cabor lainnya pada PON XXI Aceh-Sumut, Kendati baru terbentuk sehingga keikutsertaan Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) pada PON ke XXI Aceh-Sumut adalah sebagai peninjau.

Sambung Gusti Kalaupun dirubah statusnya menjadi peserta, itu semua tergantung Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) atau Koni Pusat”. Ungkapnya

Abu Bakar Gusti atau yang biasa disapa ABG berharap dari 12 cabang olahraga yang diikuti oleh Koni Provinsi Papua Barat Daya, optimis bisa meraih medali pada PON XXI Aceh-Sumut.

Terutama di cabang olahraga bela diri,  seperti karate, taekwondo, kick boxing, pencak silat, judo, kempo, tinju dan sambo, alasannya cabang bela diri ini sudah dari dulu meraih prestasi, sehingga bela diri ini diharapkan mampu membawah nama harum Provinsi Papua Barat Daya.

“Saya pikir atlet yang mengikuti PON ini adalah atlet Nasional sudah barang tentu atlet yang kita kirimkan adalah atlet yang berprestasi bukan atlet yang main-main dan bukan hanya Koni, tapi seluruh warga masyarakat Papua Barat Daya berharap agar semua atlet ini bisa memberikan sumbangsi medali kepada Provinsi yang termuda di Indonesia ini.

Provinsi Papua Barat Daya juga mempersiapkan 36 altet yang terdiri dari 25 atlet putra dan 15 atlet putri perwakilan dari 12 cabang olahraga (Cabor).

“Awalnya kita usulkan 21 cabor dengan jumlah atlet 172 orang, namun setelah mendapat verifikasi dari Koni Pusat dan Pengurus Besar Cabang olahraga (PB-Cabor), di acc hanya 12 cabor, dengan jumlah 36 atlet. 11 cabor dari Kehormatan sedangkan 1 cabor yakni IMI mengikuti kualifikasi, sehinggah semuanya berjumlah 12 cabor.

Ditempat yang sama Ketua Terpilih Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Papua Barat Daya, Rahman, S.STP. M.Si. menyampaikan “ISSI ini merupakan peninjau dalam PON XXI Aceh-Sumut nanti, akan tetapi kami lagi berusaha melobi lewat Pak Jadi Rajagukguk, selaku Pengurus Harian PB ISSI kepada Koni Pusat agar membuka satu slot untuk Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Papua Barat Daya, karena sebenarnya kami ISSI di Papua Barat Daya ini sudah punya 2 atlet, satu putra satu putri. Semoga lewat Pak Jadi Rajagukguk bisa dibuka satu slot itu, sehingga kita pada PON XXI ini, bukan lagi menjadi peninjau akan tapi sudah sebagai peserta. Masalah juara ataupun tidak, bukan soal bagi kita, yang terpenting kita hadir disana sebagai peserta”. Terang Rahman.

Lebih lanjut Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) PBD, mengungkapkan, Ini menjadi tantangan buat kami di kepengurusan yang baru, saya akan perintahkan teman-teman yang membidangi bidang ini, agar mengawal sampai kami masuk menjadi peserta pada PON XXI nanti.

Di Papua Barat Daya sendiri sudah terbentuk beberapa komunitas diantaranya, Goku, apace, osaka dan kelas pagi, rupanya mereka ini sudah ada cikal bakal sebagai pecinta sepeda dan ini tidak sulit bagi Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) untuk mengembangkan atlet, karena Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Papua Barat Daya, sudah memiliki atlet-atlet pada komintas yang sudah terbentuk itu”. Tutup Rahman Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) yang juga adalah Setda Provinsi Papua Barat Daya.