Pemilu 2024 Di Provinsi Papua Barat Daya Telah Berjalan Dengan Aman Dan Damai

Melanesiatimes.com – Forum Pengawal Perjuangan Rakyat (Fopera) Papua Barat Daya memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Pemilu di Provinsi PBD. Senin, (18/03/2024)

Bacaan Lainnya

Penyelenggara Pemilu mulai dari KPU Provinsi dan Bawaslu Provinsi sampai juga KPU dan Bawaslu Kabupaten/Kota, beserta seluruh jajarannya yang telah bekerja mengawal proses Pemilu di Provinsi Papua Barat Daya.

Fopera juga mengapresiasi kinerja pihak keamanan yang mana telah bekerja dengan ekstra mengawal proses pelaksanaan Pemilu 2024 di Provinsi PBD berjalan dengan aman lancar dan damai.

Dalam pelaksanaan Pemilu ini banyak hal yang juga mungkin belum sesuai dengan harapan kita sebagai orang asli Papua tetapi intinya bahwa pelaksanaan Pemilu di tanah Papua ini telah berjalan sukses dan aman.

Kami juga memberikan apresiasi kepada seluruh penduduk di Provinsi PBD yang mana telah memberikan kepercayaan kepada putra-putri asli Papua di Provinsi PBD, dan hari ini kami melihat perolehan kursi di Provinsi Papua Barat saya ini sangat signifikan.

“Dari 35 kursi DPR Provinsi Papua Barat Daya ini akan diisi kurang lebih 19 orang itu adalah orang asli Papua yang menduduki jabatan anggota legislatif,” ungkap Yanto Ijie.

“16 diataranya itu diisi oleh saudara-saudara kita penduduk Papua lainnya, artinya bahwa penduduk di Provinsi PBD ini sudah ada kesadaran kolektif untuk memilih orang asli Papua,” tambahnya.

Dan yang berikut juga adalah DPD RI, dari 4 kursi 3 kursi diantaranya diisi oleh putra-putra asli Papua. Tentunya ini sesuatu yang sangat membanggakan kita dan tentunya bahwa ini tidak terlepas dari dukungan seluruh masyarakat di Provinsi Papua Barat Daya.

Harapan kami kedepan adalah dengan terpilihnya wakil-wakil rakyat kita di pusat bahwasanya mereka ini adalah sebagai corong dari masyarakat yang ada di wilayah Papua Barat Daya.

Dan semoga mereka ini memperjuangkan kepentingan daerah, pembangunan daerah agar Provinsi ini menjadi Provinsi yang termaju di tanah Papua.

“Hari ini kita harap kepada para wakil rakyat kita ini memberikan kontribusi dan loncatan-loncatan terhadap jalannya pembangunan di Provinsi PBD,” ujar Yanto Ijie selaku ketua Fopera PBD.

Terkait dengan DPR RI yang memang sampai hari ini kita orang asli Papua dari ketiga kursi itu tidak ada satupun orang asli Papua.

Hal ini yang kemudian membuat kami dari Forum Pengawal Perjuangan Rakyat (Fopera), prihatin terhadap ketidak keterwakilan orang asli Papua di Senayan sebagai anggota DPR RI.

“Bukan hanya kami sebagai orang asli Papua saja yang prihatin atas itu tetap saudara-saudara kami yang non Papua juga ikut prihatin terkait dengan ketidak keterwakilan orang asli Papua di DPR RI,” beber Yanto Ijie.

Fopera berharap kedepannya melalui Partai Politik dan juga Penyelenggara Pemilu kalau bisa ada afirmasi yang diberlakukan di tanah Papua supaya ada keterwakilan orang asli Papua, ada wajah orang asli Papua di kursi DPR RI. Pungkasnya (ZK)