Klarifikasi Ketua KPU PBD, Terkait Force Majeure

Melanesiatimes.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Barat Daya, Andarias Deniel Kambu, mengklarifikasi, surat terkait force majuere, yang disampaikan oleh KPU Provinsi Papua Barat Daya, Rabu (06/07/2024).

Bacaan Lainnya

Alasan penundaan karena ada beberapa Kabupaten kota yang sampai saat ini masih melakukan Rapat pleno terbuka, diantaranya Kota Sorong, Kabupaten Maybrat dan Kabupaten Tambrauw, dengan pertimbangan itulah kami mengundurkan sampai tanggal 7 maret 2024. Imbuh Ketua KPU Provinsi Papua Barat Daya.

Andarias Deniel Kambu melanjutkan, “Kita merujuk pada jadwal Nasional, proses untuk kita melaksanakan rekapitulasi perhitungan dan perolehan suara ditingkat Provinsi adalah tanggal 5 maret sampai 10 maret 2024, berarti masih ada renggang waktu untuk kita lakukan, itu dasar alasan diundurkan”.Ā Ucap Ketua KPU PBD.

Andarias juga menjelaskan, kita merujuk pada surat KPU RI yang baru diterbitkan tanggal 4 maret 2024 dengan nomor: 545 tentang pelaksanaan rekapitulasi perhitungan perolehan suara pemilu 2024.

Yang mana apabila terjadi force majeure, maka KPU bisa mengambil waktu, namun sepanjang waktu yang ditentukan secara nasional dan tidak bisa dilewati dari itu.

Lebih lanjut Andarias menuturkan, “Awalnya kami KPU Provinsi sudah melakukan kerjasama dengan pihak manajemen vega hotel, untuk melaksanakan rapat pleno terbuka tingkat provinsi yang dimulai tanggal 6 maret 2024, kendati dari KPU Kota belum menyelesaikan rapat pleno tingkat Kota, sehingga kami akan menunggu hingga selesai baru kemudian kami akan melanjutkan dengan rapat pleno terbuka tingkat Provinsi ditanggal 7 maret sampai tanggal 10 maret 2024”. Ungkap Andarias.

Ketua KPU Provinsi PBD juga mengklarivikasi terkait surat yang isinya terjadi force majeure, “Saya ingin klarifikasi terkait surat itu bahwa, sebenarnya tidak terjadi force meujuer tetapi alasan penundaan itu disebabkan 3 Kabupaten kota yang belum menyelesaikan pleno tingkat Kota, itu alasan kami.

Jadi surat terkait force majuere itu hanya kesalahan dalam penggunaan istilah”. Tandasnya

Ketua juga menegaskan “Perlu kami sampaikan bahwa, hari ini Pleno tingkat kabupaten/kota harus selesai, agar esok tanggal 7 maret, kami akan melanjutkan dengan pleno terbuka tingkat provinsi.

Untuk agenda besok kami juga akan fokus kepada Kabupaten kota yang sudah selesai dan bagi Kabupaten/kota yang baru selesai akan menyesuaikan”. Tutup Andarias.

Pos terkait