Bawaslu Kota Sorong Maksimalkan Pengawasan Logistik Pemilu Dikota Sorong

Foto : Abdul Kadir Kelosan selaku Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Sorong.
Foto : Abdul Kadir Kelosan selaku Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Sorong.

Melanesiatimes.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Sorong, berkoordinasi dengan panitia pengawas distrik (PPD) dan kelurahan guna memaksimalkan pengawasan dan pengawalan terhadap pendistribusian logistik oleh KPU Kota Sorong pada 10 distrik di wilayah kota sorong. Selasa (06/02/2024).

Bacaan Lainnya

Abdul Kadir Kelosan selaku Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Sorong, menjelaskan secara kelembagaan Bawaslu Kota Sorong sudah menyatakan diri siap untuk mengawal proses pendistribusian logisitik TPS ke wilayah di 10 distrik yang ada di Kota Sorong.

“Kami telah berkoodinasi secara berjenjang dengan teman-teman di Panwas Distrik dan sudah mengarahkan untuk berkoordinasi dengan pengawas kelurahan yang berada di masing-masing wilayah distrik,” Ungkap Kelosan

Lebih lanjut Kelosan mengatakan kami akan terus berkoordinasi dengan pihak KPU Kota Sorong, dalam rangka pendistribusian logistik ke TPS-TPS yang ada di wilayah kota sorong dan kami memastikan agar tidak ada hal-hal yang menghambat proses pendistribusian logistik tersebut,” Tambah Kelosan

Personil yang dipersiapkan untuk pengawalan pendistribusian Logistik TPS ini berjumlah kitang lebih, 30 orang Panwas Distrik dari 30 Distrik dan 41 orang Panwas Kelurahan dari 41 kelurahan.

“Jadi kita akan mempersiapkan Panwas Distrik dan Panwas Kelurahan untuk membantu dalam pengawalan dan pendistribusian logistik sampai dengan aman dan lancar, Selain itu, ada juga 730 pengawas tempat pemungutan suara (TPS) yang ditempatkan di masing-masing TPS berjumlah 730 TPS.

“Kami juga meminta kepada seluruh Panwas Distrik dan kelurahan untuk berkoordinasi secara intensif dengan panitia pemungutan distrik (PPD) dan pantia pemungutan suara (PPS) untuk bersama menjaga dan mengawas proses pendistribusian logisitik,” ujarnya.

Bawaslu Kota Sorong bersama badan adhoc juga memperkuat dan memperlancar proses Pemilu 2024, dengan melantik Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sebanyak 5.110 orang kemudian ditambah dengan perlindungan masyarakat (Linmas) 1.450 orang. Jadi anggota KPPS dan Linmas itu akan tersebar di 730 TPS di wilayah Kota Sorong pada 14 Februari 2024.