Dinas Perhubungan Maluku Tengah, Bidik Peluang Disektor Transportasi Laut

Melanesiatimes.com – Upaya pengadaan pelabuhan penyebrangan dan dua kapal yang akan beroperasi, diwilayah kecamatan baru pulau Banda, merupakan solusi tepat untuk mempermudah masyarakat, yang akan bepergian melalui jalur laut khususnya wilayah kepulauan Banda, kota Ambon, kota masohi, dan pulau Seram. Rabu (24/01/2024).

Bacaan Lainnya

Sejauh ini langkah dinas perhubungan, dirasa tepat namun kendala pasti ada dalam tahapan pengajuan anggarannya, terlebih dengan momentum tahun politik seperti sekarang ini, sudah bukan rahasia lagi, bahwa fokus pemerintah memang sebagian besar terarah pada situasi politik hari ini.

Dijumpai usai penutupan acara peresmian kecamatan baru di kepulauan Banda, Kadis perhubungan maluku Tengah Ali Nurlette menyampaikan pihaknya sangat menyambut baik keberadaan kecamatan baru di Banda yang baru saja diresmikan.

Menurut Nurlette, keberadaan kecamatan baru di Banda ini, secara langsung mendorong dinas terkait yakni perhubungan untuk kemudian bisa melihat peluang ini, dari sisi pendapatan daerah, dengan menyediakan pelabuhan laut yang bisa beroperasi dilokasi kecamatan kepulauan Banda.

“Memang pada saat peninjaun lokasi itu, kami dari dinas perhubungan juga ikut terlibat di dalamnya, ada beberapa peluang yang nanti kita kembangkan di sana di antaranya, pelabuhan laut akan menjadi pelabuhan feri”. Pungkas Nurlette.

Lebih jauh Nerlutte menambahkan “Peluang seperti ini tetap akan diupayakan terealisasi, sebab dari dinas perhubungan sendiri sudah serius menanggapinya. Hal ini juga terlihat dari keseriusan dinas perhubungan maluku Tengah, yang sudah melangkah lebih jauh bermanuver ke kementrian perhubungan republik Indonesia, untuk meminta satu unit kapal feri yang berjenis roro dan satu kapal cepat, tujuannya adalah agar kita dapat menghubungkan antara kota masohi atau pulau seram, kemudian pulau ambon, dan pulau Banda itu sandiri “. Tambahnya.

Hal ini disadari betul oleh Kadis Perhubungan Kota Masohi kabupaten maluku Tengah, yang membenarkan bahwa sejauh ini pihaknya sudah dijanjikan oleh pemerintah pusat lewat dinas perhubungan RI, kendati sampai saat ini belum ada kejelasan mengenai kapan waktu realisasinya.

“Memang kami sudah dijanjikan dari pusat, untuk membantu sesuai permintaan kami dan sudah di iyakan, akan tetapi sampai hari ini belum ada kejelasan kapan tepatnya realisasi itu dilaksanakan”. Ucap Nurlette.¬†

Lanjut Nurlette “Untuk masalah rutenya, itu persoalan nanti, yang terpenting permintaan kami direalisasikan dulu. Selanjutnya kami tinggal berkordinasi dengan pemerintah daerah, dalam hal ini pertimbangan pak bupati dan pak sekda untuk membahasnya lebih lanjut”. Ungkapnya.

Kemudian juga karena ini kecamatan baru, maka Dinas Perhubungan Kota Masohi, akan membuat perencanaan baru, dalam rangka mendukung pemekaran ini, sehingga sistem transportasi di sana harus lebih lancar.

Kepulauan Banda yang selama ini dikenal sulit untuk transportasi darat dan lautnya, akan segerah dibenahi dengan adanya langkah serius dari pemerintah dengan pemekaran ini. (Huat)

Pos terkait