Bongkar dan Tangkap Mafia Proyek di Tubuh Ditjen Perkeretaapian

Melanesiatimes.com – Puluhan Aktivis anti korupsi yang tergabung dalam Barisan Aktivis Lawan Korupsi (BAR – Korupsi) melakukan aksi di depan Kementerian Perhubungan, Senin, (15/01/2024).

Bacaan Lainnya

Dalam aksi tersebut Puluhan Aktivis itu mendesak lembaga penegak hukum agar segera bongkar dan tangkap mafia proyek di tubuh Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Berikut Rilis aksinya : 

Jakarta – Baru-Baru ini kita di hebokan lagi dengan terjadinya Longsor pada Tembok Penahan Tanah (TPT) di area proyek Underpass Stasiun Batutulis,kota bogor. kejadian tersebut sudah dua kali dalam setahun pada titik longsor yang sama.

Ini merupakan Akibat dari pada kelalaian pihak pelaksana pembangunan underpass ( PT. Yasapola Remaja ), selain kelalaian ini juga merupakan kegagalan konstruksi. Artinya kualiatas dan juga konsultan pengawas proyek tersebut perlu di pertanyakan kinerja mereka sebagai pengawas proyek tersebut.

Selain terjadinya longsoran di area kerja PT.Yasapola Remaja, juga terjadinya keretakan/kerusakan rumah-rumah warga sekitar akibat dari pada pekerjaan pembangunan underpass.

Ini disebabkan proyek-proyek pembangunan double track,stasiun, BH eksisting dan juga underpass wilayah lintas bogor-sukabumi diduga sering terjadinya kongkalikong antara pihak perusahaan kontraktor dan Satker balai teknik perkeretaapian kelas 1 bandung dalam proses tender untuk memenangkan perusahaan kontraktor yang sudah di tentukan pemenangnya sebelum proses tayang tender Dan dengan dil-dilan fee 8 -13 Persen dari nilai kontrak proyek. Dan pada akhirnya proyek-proyek yang dikerjakan para kontraktor asal-asalan atau di sesuaikan dengan anggaran sisa potongan fee dari nilai kontrak proyek, untuk itu dari segi kualitas tidak sesuai yang mengakibatkan sering terjadinya insiden.

Dan hal ini bisa lihat dari trak rekornya Perusahaan kontraktor dan perusahaan konsultan pengawas yang hampir tiap tahun mendapatkan proyek-proyek di Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Bandung.

Artinya ada oknum-oknum ( Satuan Kerja Balai Teknik Perkeretaapian kelas 1 Bandung) diduga mereka lebih mementingkan Fee demi memperkaya diri dan kelompok dari pada keselamatan masyarakat-masyarakat di wilayah proyek lintas Bogor-sukabumi.

Sebab kejadian longsor area pekerjaan proyek kereta api di wilayah lintas bogor-sukabumj ini sering terjadi, bahkan dalam waktu setahun bisa terjadi insiden 5-6 kali.

Untuk itu kami dari BARISAN AKTIVIS LAWAN KORUPSI ( BAL-KORUPSI ) akan konsisten untuk membongkar kejahatan mafia-mafia proyek di Balai Teknik Perkeretaapian kelas 1 Bandung yang sampai saat ini belum di tangkap dan di proses secara hukum.

Adapun poin-poin tuntutan sebagai berikut ;

1. Mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi segera panggil dan Periksa Direktur Utama PT YASAPOLA REMAJA, Karena Diduga Melakukan Kongkalikong Dengan Kepala BTP Kelas 1 Bandung ( Chandrawan Ahiputranto ) Dan Pejabat Pembuat Komitmen Wilayah Lintas Bogor-Sukabumi ( Defri Wigunawan ) untuk mendapatkan proyek.

2. Mendesak KPK Segera mengeluarkan Sprindik terhadap direktur utama PT.yasapola Remaja dan Pejabat Pembuat Komitmen Balai teknik perkeretaapian kelas 1 bandung, Wilayah Lintas bogor-sukabumi

3. Mendesak KPK segera tangkap pejabat pembuat komitmen BTP Kelas 1 Bandung Wilayah Lintas Bogor-Sukabumi dan pegawai pokja ditjen perkeretaapian kementerian perhubungan.

4. Mendesak KPK segera telusuri dan tangkap perusahaan kontraktor dan perusahaan konsultan pengawas yang tiap tahun mendapatkan proyek di ditjen perkeretaapian kementerian perhubungan.

5. Mendesak Ditjen Perkeretaapian dan menteri perhubungan segera copot dan pecat Kepala Balai teknik perkeretaapian kelas 1 bandung ( Chandrawan Ahiputranto )

dan pejabat pembuat komitmen wilayah Lintas bogor-sukabumi ( Defri Wigunawan ).

6. Usut tuntas mafia proyek di balai teknik perkeretaapian kelas 1 bandung.

Koordinator Aksi : Utoyo Usman