Mahasiswa Maluku Jakarta Desak KPK Periksa Dirut Dr. M. Haulussy Ambon, Ada Apa?

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. M. Haulussy Ambon, Maluku.

Melanesiatimes.com – Mahasiswa Maluku Jakarta yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Maluku Jabodetabek (FKMMJ) berencana menyambangi kantor KPK untuk mendesak lembaga antirasuah itu memeriksa anggaran rumah sakit umum daerah (RSUD) Dr. M. Haulussy Ambon, Maluku.

Bacaan Lainnya

Rencana itu disampaikan langsung Presidium Forum Komunikasi Mahasiswa Maluku Jabodetabek (FKMMJ) Ahmad Fatsey kepada awak media hari ini. Pasalnya, mereka akan menduduki KPK dalam waktu dekat ini.

Diketahui, sebelumnya puluhan tenaga kesehatan menutup layanan kesehatan di RSUD tersebut imbas dari tidak terbayarnya hak-hak para nakes tersebut.

FKMMJ menduga ada dugaan penyalahgunaan anggaran rumah sakit hingga mengakibatkan tidak terpenuhinya hak-hak dari para nakes.

“Iya kami rencana ke KPK guna mendesak segera melakukan pemeriksaan secara mendalam atas dugaan penyalahgunaan anggaran di RSUD Dr. M. Haulussy Ambon, Maluku,” kata Ahmad Fatsey dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (19/12).

“Kita tau kemarin para nakes menutup layanan rumah sakit akibat hak mereka tidak terbayar selama beberapa tahun belakang. Ini kan pantas diduga ada pelanggaran besar dalam masalah ini,” tambahnya.

Oleh sebab itu, pihaknya mendesak KPK segera memanggil dan memeriksa pihak rumah sakit dalam hal ini direktur RSUD Dr. M. Haulussy Ambon, Maluku, dr. Nazaruddin untuk dimintai keterangan atas dugaan kejanggalan anggaran tersebut.

“KPK segera panggil dan periksa Direktur RSUD Dr. M. Haulussy Ambon, Maluku, Pak Nazaruddin, sehingga masalah ini jelas apakah ada dugaan korupsinya atau tidak. Sebab kita tau ini sudah berjalan lama kurang lebih 3 tahunan. Ini masalah yang tidak bisa dianggap sepele demi kesehatan di Maluku berjalan baik,” jelasnya.

Lebih jauh, Ahmad mendesak pemerintah provinsi Maluku untuk segera memecat dr. Nazaruddin sebagai Dirut Rumah Sakit tersebut.

“Desakan kami juga Pemprov Maluku harus segera pecat Pak Nazaruddin sebagai Dirut,” tandasnya.

Pos terkait