Rumah Dinas Kapolri Diserang OTK, GPK Desak Polri Usut Aktor Intelektualnya

Melansiatimes.com – Peristiwa penyerangan di Rumah dinas Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (14/12) menyita perhatian publik.

Bacaan Lainnya

Ketua Gerakan Pemerhati Kepolisian (GPK) RI Abdullah Kelrey turut menyoroti insiden tersebut. Pihaknya meminta agar pendalam terhadap pelaku harus sampai ke akar-akarnya, karena pihaknya menduga ada aktor intelektual dibalik aksi tersebut.

“Polri kerap diadu, apakah ada aktor intelektual dibalik aksi seporadis, sistematis dan masif itu?” ujar Bung Rey dalam rilisnya, Sabtu (16/12/2023).

Menurutnya, penyerangan tersebut tidak mungkin dilakukan secara spontan, apalagi melihat dari latar belakang pelaku yang bukanlah seorang teroris.

“penyerangan tersebut tidak mungkin dilakukan secara spontan oleh pelaku pasti ada tujuan dibalik penyerangan rumah dinas Pak Sigit” tegas Rey.

Lebih lanjut, dia berharap agar pengamanan di rumah dinas Polri perlu di perketat apalagi Rumah dinas Kapolri, “karena saat ini Pak Listyo selalu menjadi sorotan publik setelah menuntaskan beberapa kasus besar baik di Institus Polri maupun diluar lembaganya, jadi pengamanan tertadap Kapolri itu harus di tingkatkan” pungkasnya.

Pos terkait