KPU Kota Sorong: Dua Parpol Absen Dalam Rakor Persiapan Kampanye dan Dana Kampanye Pemilu

Melanesiatimes.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sorong, menggelar rapat koordinasi bersama partai politik dalam rangka pembahasan kampanye dan dana kampanye sekaligus menjelaskan aplikasi, digelar di hotel Darevans pada jum’at malam (24/11/2023).

Bacaan Lainnya

Sesuai Peraturan KPU nomor 15 tahun 2003 sebagaimana telah diubah dengan peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 20 tahun 2023 tentang kampanye pemilihan umum dan juga peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 18 tahun 2003 tentang dana kampanye pemilu serta petunjuk teknis 1621.

Balthasar B Kambuaya, menyampaikan “rakor dimalam ini terkait dengan persiapan kampanye dan juga dana kampanye, hal ini penting untuk kita laksanakan, pasalnya jadwal atau waktu tahapan kampanye secara nasional, akan dimulai pada tanggal 28 November 2023”. Ucap Balthasar

Selain itu lanjut Balthasar kami juga memberikan bimbingan petunjuk teknis terkait dengan kampanye seraya, memperkenalkan aplikasi Sistem Informasi Kampanye dan Dana Kampanye (Sikadeka) KPU, Sikadeka merupakan aplikasi yang menghimpun semua data caleg, inforemasi kampanye dan keuangan kampanye, sehingga memudahkan partai dalam tahapan sekaligus pengguna anggaran kampanye yang terbuka dan tranparansi”. Kata Ketu KPU Kota Sorong.

Dalam giat rapat koordinasi KPU bersamas Parpol yang dilakukan didarevans hotel ini tidak dihadiri oleh dua partai poiitik, yakni Partai PSI dan Partai Umat, sedang 16 partai lainnya hadir lengkap dengan admin dan LOnya.

Sesuai agenda atau tahapan nasional KPU akan menggelar Deklarasi kampanye damai secara nasional tanggal 27 di gelora bung karno, namun ada kendala sehingga deklarasi damai yang dilakukan oleh KPU RI ini belum jelas, jadi sementara kita masih menunggu arahan dari pusat.

“untuk deklarasi damai, itu akan dilakukan secara nasional, sesuai dengan jadwal digelar tanggal 27 November 2023, di gelora bung karno, namun karena ada satu dan lain hal sehingga deklarasi damai ini belum pasti, jadi kami di daerah hanya menunggu petunjuk dan arahan dari KPU RI saja, apabila sudah ada aba-aba dari pusat maka kami yang di daerah akan bergerak sesuai instruksi”. Ungkap Balthasar.

Terkait dengan alat peraga kampanye (APK), secara aturan main tidak ada batasan dalam mengatur titik-titik APK tersebut, sehingga semua kawasan sorong raya dapat menjadi titik-titik alat peraga kampanye.

Sesuai dengan kesepakatan bersama, semua sudut kota sorong ini merupakan titik-titik apk, jadi siapapun yang mau menempel stiker atau apk, tidak ada batasan dari penyelenggara, karena waktu kampanye juga tidak lama sehingga ruang itu dibuka agar semua parpol atau caleg bisa menyampaikan visi misi,nya.

Hal senada pun di tegaskan oleh anggota KPU yang lain, “kami berikan ruang sebebas-bebasnya untuk berkampanye ditanggal 28 November 2023 nanti tapi ingat, jangan saling bully, jangan saling menghina dan jangan memberikan informasi hoax, harus berkampanye dengan sehat dan damai dan menjunjung tinggi sportifitas”.

Harapan kami sebagai kelembagaan KPU Kota sorong bahwa, suksesnya tahapan penyelenggara Pemilu ini, tidak terlepas dari peran serta daripada partisipasi aktif partai politik, dan itu sangat penting, sehingga kami berharap dalam rapat koordinasi secara berjenjang ini, kelembagaan dengan partai politik itu harus sinergi, informasi yang kami sampaikan, partai dapat menindaklanjuti dengan melaksanakan sesuai ketentuan dan aturan yang ada. Tutup Balthasar B Kambuaya (Ketua KPU Kota Sorong)