Penerangan Jalan Umum, Sepanjang Jalur BTN sampai Gapura Melati Raya, Mengundang Was-was.

Gambar Jalan Tikungan menuju melati raya.

Melanesiatimes.com – Kota Sorong merupakan salah satu ibukota provinsi baru dari 6 Provinsi pemekaran di wilayah papua raya, namun provinsi Papua Barat Daya belum ada perubahan, dilihat dari sejumlah fasilitas jalan umum, salah satunya penerangan jalan umum atau PJU. Sorong (06/10/2023).

Bacaan Lainnya

Provinsi Papua Barat Daya, sampai saat ini, masih seperti kota Sorong yang dulu, belum ada perubahan yang signifikan, terlihat dari poros Jalan Raya, sepanjang jalur melati Raya sampai BTN, Jalan Basuki Rahmat KM 9 yang masih mengalami kegelapan di malam hari.

Salah satu warga kota Kota Sorong yang bermukim di seputaran jalan tersebut merasa was-was dan mengalami dampak dari matinya lampu penerangan jalan, sehingga berpengaruh pada penjualan UKMnya, ketika hari sudah hampir gelap, warga tersebut takut berjualan karena faktor keamanan.

“Saya berjualan tidak sampai malam hanya karena faktor keamanan soalnya kalau sudah malam di sini gelap sekali sehingga saya tutup lebih awal, karena kota sorong saat ini juga rawan begal”. Tandas Yosep.

Media ini juga bertemu dengan warga yang memiliki usaha bengkel yang berada di seputaran poros Jalan tersebut.
Kopas mengungkapkan “Kota ini sudah menjadi ibu kota provinsi, masa seperti ini terus, belum ada perubahan, Kabupaten yang baru terbentuk saja sudah maju ketimbang kota”.

Salah satu tiang Lampu yang patah akibat ditabrak

Lanjut Kopas, lampu sepanjang jalan ini sudah lama padam dan belum ada orang dinas yang turun, ditambah lagi, salah satu tiangnya rubuh, karena ini ditabrak mobil hingga patah, tapi sudah hampir satu minggu tidak ada perhatian dan penanganan dari pemerintah baik itu kota maupun provinsi. Tegas Kopas”

Setelah mendapatkan informasi ini, media Melanesiatimes.com langsung berkoordinasi dengan pemerintah kota Sorong dalam hal ini DisHub Kota Sorong Rizal Latupono.
Rizal Latupono menyatakan “Terkait masalah poros jalan Nasional, kami sudah serahkan kepada Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat Daya, waktu rapat Dishub kota dengan Dishub provinsi dihadiri juga oleh kepala Balai Wilayah II, itu sudah disepakati agar jalan nasional diambil alih oleh provinsi, mengingat ketersediaan anggaran kota juga agak terbatas, jadi kami tidak bisa membiayai semuanya”. Tandasnya.

Ditemui di kantornya jumat (06/10/2023), Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat Daya Victor Salosa mengungkapkan “benar kami telah mengambil alih beberapa aset Perhubungan di Kota Sorong, salah satunya adalah penanganan penerangan jalan umum (PJU) dan itu baru diserahkan akhir bulan september lalu, oleh sebab itu, kami langsung membuat rencana pembiayaan dan pengusulan, jadi semua masih dalam proses penganggaran.

Sehingga kami belum bisa bergerak untuk menyelesaikan hal-hal teknis, seperti masalah penerangan jalan umum dan beberapa tiang lampu yang roboh atau patah, kami berharap dan mengupayakan semaksimal mungkin agar sebelum Desember, tiang yang patah sudah bisa diganti, lampu-lampu jalan bisa nyala dan difungsikan dengan baik”. Harap Viktor. (DIR)

Pos terkait