PJ Gubernur melantik Walikota Sorong dan Menyerahkan SK Perpanjangan Kepada PJ Bupati Sorong dan PJ Bupati Maybrat.

Melanesiatimes.com – Pelantikan Penjabat Walikota Sorong dan Penyerahan SK Perpanjangan Jabatan Kepada Penjabat Bupati Sorong dan Penjabat Bupati Maybrat di Gedung Lanbert Jitmau (Kamis, 24/08/2023)

Bacaan Lainnya

PJ Gubernur Papua Barat Daya Muhammad Musa’ad menyampaikan, Pelantikan serta pemberian SK lanjutan ini sudah memalui prosedur dan melewati proses yang panjang, “jadi proses itu melibatkan banyak pihak, proses untuk menjadi PJ itu melalui proses yang panjang, baik itu PJ Gubernur, PJ Walikota dan PJ Bupati dan melibatkan banyak lembaga bukan hanya kemetrian dalam negeri, tetapi juga melalui lembaga KPK, PPATK, Bin dan termasuk DPRD, jadi semua itu dicek apakah calon-calon itu memenuhi kriteria yang dibutuhkan atau tidak, sampai masuk pada tim yang terakhir yaitu Tim Penilai Akhir (TPA) yang dipimpin lagsung oleh Presiden, itu juga di dalamnya ada para menteri termasuk BKN terkait dengan kepegaiwaianya semua itu dicek”. Tegsa PJ Gubernur PBD.

Pj Gubernur PBD juga memberikan tugas kepada PJ Bupati dan PJ walikota Sorong yakni, yang pertama adalah stunting, untuk itu kita harus berkolaborasi secarah nasional, karena kita di Papua Barat Daya ini masalah stunting naik ke 4%, yang kedua adalah kemiskinan ekstrim, diharapkan di tahun 2024 kemiskinan ekstrim itu sudah 0%, lalu yang ketiga menjadi perhatian kita pemerintah, melalui bapak presiden menyampaikan inflasi, harus menjaga inflasi supaya tidak meningkat, terutama bahan pokok, lebih khusus lagi beras, kalau kita sudah lupakan bahan pokok lokal seperti sagu dan pindah makan nasi, maka harga beras akan naik”. Pemerintah sendiri akan merencanakan untuk menjadikan Kabupaten Sorong sebagai lumbung pangan alternatif di Kabupaten Sorong.

Septinus Lobat. SH, MPA (Penjabat Walikota Sorong)

PJ Walikota Sorong juga menyampaikan tiga persoalan pokok yang akan kami lakukan adalah, persoalan banjir, Sampah dan stunting. Dari 3 isu ini stuting merupakan yang paling tinggi di kota sorong. Pertama adalah penangan Sampah “kami mengharapkan dukungan dari semua masyarakat kota sorong, karena kota sorong ini bukan saja kota Madya tapi merupakan Ibu Kota Provinsi Papua Barat Daya, jadi kita punya kewajiban bersama untuk menjadikan kota ini menjadi kota yang indah, kota yang elok, kota yang cantik dan menjadi harapan semua orang, sehingga semua masyarakat yang tinggal disini merasa nyaman, aman dan tentram, nah ini pekerjaan besar yang kita harus fokus untuk melakukan itu, yang kedua adalah penanganan banjir, banjir itu selalu membuat warga tidak tenang jadi kita juga harus fokus kesitu, jadi saya mohon dukungan dari stekholder terutama masyarakat, kita akan upayakan agar ke depan banjir ini bisa ditangani dengan serius, kita juga akan melakukan penanaman pohon di bukit malanu dan kita akan melarang tidak boleh ada aktifitas galian c, sehingga kota ini akan menjadi kota yang nyaman tanpa banjir”.

Lanjut PJ Walikota Sorong “saya sudah kordinasi dengan Ketua DPRD Kota Sorong, dalam satu tahun ini kita tinggalkan pekerjan – pekerjaan lain dan kita fokus pada dua program ini yaitu penanganan sampah dan banjir, sehingga satu tahun ini kita bisa berhasil dan melakukan yang terbaik dikota sorong ini”.ungkapnya

Katika ditanyai terkait begal yang selalu meresahkan masyarakat PJ walikota menuturkan, “kalau persoalan begal di kota sorong ini kita akan berkordinasi dan bekerjasama dengan pihak keamanan untuk memberantas begal yang ada dikota sorong ini, agar masyarakarat kota sorong merasa aman dan nyaman”. Tandasnya.

Yan Piet Moso. S.Sos. MM. M.AP (Penjabat Bupati Sorong)

Ditempat yang sama PJ Bupati Sorong juga mengatakan “sebagai pribadi dan keluarga tentunya rasa syukur saya kepada Tuhan dan yang kedua kepada pemerintah dan negara atas kepercayaan amanah yang diberikan kepada saya dan ini adalah satu tanggung jawab besar atau satu kepercayaan negara yang di berikan kepada saya, untuk menjalankan tugas-tugas pemerintahan pembangunan kemasyarakatan di Kabupaten Sorong, hari ini dengan resmi, di perpanjang masa tugas untuk yang kedua kalinya, oleh bapak Gubernur Papua Barat Daya periode 2023 – 2024 atas nama Menteri Dalam Negeri.

“sukacita dan kebahagiaan ini adalah Sukacita dan juga kebahagiaan seluruh masyarakat Kabupaten Sorong, lebih khusus jajaran Pemerintah Kabupaten Sorong dan forum koordinasi pimpinan daerah.

kita hadir adalah merupakan petugas negara dan duah tugas yang kita laksakan adalah yang pertama mengabdi untuk negara dan melayani masyarakat, tugas kita sebagai pemimpin di Kabupaten Sorong, butuh energi, kolaborasi dan kerjasama dari semua stakeholder termasuk Forum Komunikasi pimpinan daerah dan elemen masyarakat sampai pada lapisan masyarakat.

Jadi apa yang disampaikan oleh PJ Gubernur, akan kami maksimalkan agar Provinsi yang kita banggakan bersama ini, keluar dari zona merah, seperti Stunting, kemiskinan ekstrim dan inflasi, kami selaku pimpinan kabupaten sorong juga akan memaksimalkan kabupaten menjadi Kawasan Ekonomi Khusus, sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat kabupaten sorong agar mengurangi kemiskinan ekstrim dan menjamin agar kabupaten sorong tidak mengalami inflasi, “semua ini akan terlaksana atas kerjasama antara stakeholder dan masyarakat yang ada di kabupaten sorong”. Tutupnya. (DIR)

Pos terkait