Pengembangan Bakat, Minat dan Kreativitas Siswa Sekolah Dasar – Sekolah Menengah Atas

Malanesiatimes.com Sentani Jayapura – Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-78 Tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Pendidikan menyelenggarakan berbagai kegiatan lomba sebagai upaya peningkatan bakat, minat dan kreativitas siswa. Salah satu kegiatan lomba itu adalah pidato. Kegiatan yang diselenggarakan di aula Yonif 751 Raider Sentani, pada Senin (15/8/2023).

Kegiatan tersebut menghadirkan 75 peserta didik jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK yang berada di wilayah Kabupaten Jayapura.

“Tujuan utama kegiatan pidato ini adalah agar para siswa dapat mengembangkan, bakat, minat dan kreativitas mereka sehingga ke depan mereka lebih maju, lebih berani tampil di depan publik, berbicara dan menyampaikan wawasan berpikir mereka,” ungkap Ibu Susana Salomina, Kasubag Kepegawaian Kabupaten Jayapura, di sela-sela kegiatan lomba.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini merupakan pilihan strategis. Pasalnya, untuk berani tampil di depan publik dalam menyampaikan gagasan, tidak semua orang bisa. Hanya mereka yang benar-benar terlatih, mudah melakukan itu.

Mengapa? Sebabnya, pidato adalah sebuah seni. Seni pengungkapan pikiran dalam bentuk kata-kata yang ditujukan kepada orang banyak. Seni berbicara di depan publik untuk mengemukakan pendapat atau memberikan gambaran mengenai suatu hal.

Pidato biasanya disampaikan oleh pemimpin atau orang yang dianggap penting untuk memberikan arahan atau nasihat kepada para pendengarnya. Pidato bertujuan untuk mempengaruhi audiens (pendengar) sesuai dengan apa yang dikehendakinya; bisa juga sebagai sarana untuk memberikan pemahaman atau informasi penting yang harus diketahui publik. Dengan demikian, pidato bisa berfungsi sebagai pemberi informasi, nasihat, motivasi, peringatan dan pengetahuan.

Agar pidato dapat diterima dengan baik oleh audiens, ucapan atau kalimat harus disusun dengan baik dan rapi sesuai kaidah bahasa yang berlaku. Kalimat harus tersusun secara runut dan sistematis supaya enak didengar serta dapat memberikan kesan positif bagi orang yang mendengarkan. Respon positif dan antusias pendengar akan menjadi prestise tersendiri bagi yang berpidato.

Karena itu, kemampuan berbahasa, alur berpikir, penguasaan isi pidato, penguasaan panggung dan audiens, serta ketepatan memilih metode, haruslah dimiliki oleh si pembicara. Mengabaikan kemampuan dasar ini, mustahil seseorang dapat berpidato dengan baik. Untuk memiliki kemampuan semacam ini dibutuhkan latihan dan praktek yang terus menerus.

Pada posisi inilah peserta didik dibina dan didukung untuk berani mengembangkan bakat, minat dan kreativitas mereka. Mereka akan terus belajar dan berlatih untuk siap tampil di depan publik. Dengan kemampuan yang dimiliki, kelak para peserta didik diharapkan bisa semakin trampil dalam berkomunikasi.

Selain lomba pidato, pengembangan bakat, minat dan kreativitas peserta didik juga dilakukan melalui Lomba Gerak Jalan yang sudah dilakukan, Lomba Paduan Suara, Lomba Nyanyian Solo, dan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI).

Untuk FTBI, peserta jenjang SD/MI, kelas 4,5,6 mengikuti dua jenis lomba, yakni: lomba ‘mendongeng’ dalam Bahasa Sentani, dan lomba ‘berpidato’ menggunakan teks dalam Bahasa Sentani. Sementara, peserta jenjang SMP/MTs, kegiatan yang dilombakan adalah lomba “menulis dan membaca cerpen” berbahasa Sentani, dan lomba “Solo Nyanyian Rakyat”.

Kedua lomba ini sekaligus dimaksudkan sebagai seleksi ke Tingkat Provinsi, yang akan dilaksanakan pada Rabu (16/8/2023) di Aula Yonif 751/R Sentani.

Susana berharap agar kegiatan yang baik ini terus dilakukan, bukan hanya pada event peringatan HUT RI Ke-78 tahun ini, melainkan juga pada hari-hari besar pendidikan.

“Harapan ke depan, dengan melihat antusias pada siswa, guru pendamping, ternyata diluar dari dugaan kami. Pikir kami mungkin hanya satu dua orang siswa yang ikut, tapi ternyata ada 75 siswa yang ikut ambil bagian dalam kegiatan ini. Kita berharap ke depannya ada ajang seperti begini lagi di hari-hari besar pendidikan supaya mereka bisa lebih maju lagi dalam mengembangkan bakat, minat dan kreativitas mereka,” tutup Susana, penanggungjawab kegiatan pidato ini. (DN)