Wakapolres Sorong Kota: Permohonan Maaf Kepada Aliansi Selamatkan Tanah Adat dan Manusia Papua.

AKBP. Mathias Yosia Krey. S.Pd (Wakapolres Sorong Kota)

Melanesiatimes.com – Wakapolres AKBP. Matias Yosia Krey, S.Pd, di damping Kasat Intel AKP. Julian F. Sihombing, mewakili institusi Polres sorong Kota menyampaikan permohonan maaf terkait surat balasan aksi demo Aliansi Selamatkan Tanah Adat dan Manusia Papua. Sorong (09/08/2023)

Bacaan Lainnya

Dalam jumpa persnya Wakapolres AKBP. Matias Yosia Krey, S.Pd, menyampaikan permohonan maaf terkait surat balasan yang dilayangkan oleh Wakapolres Sorong Kota A.n. Kapolres Sorong Kota kepada para pendemo. ”saya atas nama pribadi dan Institusi Polres Sorong Kota menyampaikan permintaan maaf kepada Aliansi Selamatkan Tanah Adat dan Manusia Papua, atas kesalahan pengetikan dalam surat yang dibuat oleh Kasat Intel, itu murni kesalahan dalam pengetikan, bukan unsur kesengajaan apalagi dibilang rasis’’. Ucap Wakapolres.

Lanjut Wakapolres seharusnya penulisan itu “Manusia Papua” tapi karena ada kesalahan dalam pengetikan akhirnya muncul tulisan ‘Manusia Purba’ dan itu murni kesalahan”. Tegasnya

 

Diwaktu yang sama Kasat Intel AKP. Julian F. Sihombing, mewakili institusi Polres sorong Kota juga menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya kesahalan pengetikan tersebut. ‘secara umum saya merasa bersalah walaupun tanpa ada unsur kesengajaan, saya tetap mengakui bahwa itu adalah kesalahan saya, dan adanya kesalahan ini saya mohon maaf kepada saudara – saudara saya, tidak ada sedikitpun niat kami untuk bersikap rasis sama sekali tidak ada”

Lanjut Kasat “Sebagai Kasat Intel yang menandatangani STTP tersebut saya mengakui kesalahan dan kelalaian karena tidak memeriksa surat tersebut, tidak ada sedikitpun niatan untuk rasis sedikitpun kepada saudara-saudara saya,  mohon ini agar dikonfirmasi kepada teman-teman seluruhnya, supaya jangan menjadi persepsi yang salah ditengah-tangah masyarakat seolah-olah kami ada unsur rasisnya”.tutupnya.

 

Pihak polres juga akan meminta petunjuk dari Kapolres, untuk melakukan pemeriksaan terhadap oknum anggota polisi, yang mengetik surat tersebut dan akan ditindaklanjuti, mulai dari kasat intel sampai jajarannya, siapa yang melakukan kesalahan tersebut. (RIL)

Pos terkait