Akibat Simpang Siur Informasi, Kapuspen TNI Sarankan Awak Media Merujuk ke Jalur Mabes TNI

Akibat Simpang Siur Informasi, Kapuspen TNI Sarankan Awak Media Merujuk ke Jalur Mabes TNI
Foto : Screenshot Channel Youtube Puspen TNI. (2023-04-18)

Melanesiatimes.com – Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan dukacita mendalam atas wafatnya Pratu Miftahul Arifin prajurit TNI Satgas Yonif R 321/ GT, yang gugur akibat serangan Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua, saat Pratu Miftahul Arifin bertugas dalam operasi penyelamatan Pilot Susi Air, Capt Philip Mark Mahrtens, pada 15 April 2023 di Distrik Mugi Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

Bacaan Lainnya

Dengan adanya kesimpang siur informasi yang berada di media sosial terkait proses evakuasi korban di Papua, Kepala Pusat Penerangan TNI Laksda Julius Widjojono, menyarankan kepada segenap awak media untuk berkenan merujuk pada Informasi yang disampaikan melalui jalur Mabes TNI. Ujarnya, dalam konfrensi pers sebagaimana dikutip lewat channel Youtube Puspen TNI, Selasa, (18/04/2023).

Menurunyanya lagi, penyebaran informasi yang akan berdampak pada tingkat keberhasilan operasi di lapangan. Untuk menjaga kedaulatan. Ujarnya

Kepala Pusat Penerangan TNI Laksda Julius Widjojono pun menegaskan, “TNI sebagai patriot NKRI tidak pernah mundur sejengkal pun untuk menjaga kedaulatan dan itu masih konsisten dilaksanakan di Papua”

“Dan itu masih konsisten dilaksanakan di Papua Panglima TNI dengan tegas menyatakan bahwa, untuk ambil tindakan jangan ragu-ragu.”

Adapun kondisi prajurit yang lainnya saat ini masih ada di beberapa lokasi kami kesulitan untuk menghubungi karena kondisi cuaca yang tidak menentu. Tuturnya

Pos terkait