Politisi Golkar; Kalau Ganjar Sebagai Capres, Ini yang Terjadi

Koordinator Jaringan Aktivis Muda (JAM) Partai Golkar, Rudolfus Jack Paskalis usai diskusi di bilangan Jakarta. [foto Holopis.com - Istimewa]. jpg

Melanesiatimes.com – Pilpres 2024 merupakan pertarungan gengsi Jokowi, pasalnya yang bakal bertarung adalah orang-orang Jokowi. Jadi koalisi yang telah dibangun hanya gimik politik belaka.

Bacaan Lainnya

Demikian kata Politisi Muda Partai Golkar, Rudolfus Jack Paskalis, dalam diskusi publik JCC Network, bertajuk 3 Koalisi Parpol Jalan di Tempat, Bubar di Tengah Jalan atau Tunggu di Tikungan, di Jakarta, Sabtu (14/1/2023).

“2024 ini adalah pertarungan gengsi Jokowi, yang nantinya bakal bertarung itu adalah all Jokowi man tidak mungkin lepas daripada itu, kalau bicara koalisi semuanya ini gimik belaka, bagi kami di Golkar secara organisasi jelas, keputusan organisasi nasional jelas calonnya Airlangga,” katanya.

Bahkan, Jack Paskalis meyakini, apabila dalam Rapat Kerja Nasional sekaligus perayaan Hari Ulang Tahun Ke-50 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang akan digelar di Jakarta, Selasa (10/1/2022) lalu, bila nama Ganjar Pranowo diumumkan jadi capres, maka semua koalisi parpol yang ada saat ini bakal mencair.

Adapun koalisi parpol yang telah dibangun di antaranya, Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya, Poros Perubahan, maupun Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

“Andaikan kemarin Megawati dalam rapimnas umumkan capres, misalnya Ganjar, pasti semua akan melebur saya yakin itu, beda kalau puan baru ada 2 blok,” ungkap Jack Paskalis.

Pos terkait