Peristiwa Dibalik Nama Jembatan Merah Putih Ambon

Melanesiatimes.com – Siapa sih yang berani menolak pesona keindahan dari Jembatan Merah Putih? Pemandangan pada saat siang maupun malam hari disini mampu membuat siapa saja berdecak kagum. Lautan biru Teluk Ambon menjadi view utama yang disuguhkan disini.

Perpaduan antara cahaya Jembatan Merah Putih dengan kerlap-kerlip lampu kota membuat suasana menjadi lebih romantis.

Jembatan Merah Putih adalah jembatan bertipe cable stayed yang berlokasi di Ambon, Maluku. Dengan panjang 1.140 m, jembatan yang pernah menjadi jembatan terpanjang di Indonesia timur ini punya cerita unik di balik namanya lho.

Bacaan Lainnya

Awalnya jembatan yang diresmikan Presiden Jokowi pada 4 April 2016 ini akan dinamakan Galala-Poka, berdasarkan nama dua desa yang akan dihubungkan oleh jembatan.

Namun warga Desa Rumah Tiga yang wilayahnya juga dilewati oleh jembatan keberatan karena tidak ikut dicantumkan sebagai nama jembatan.

Karenanya, saat itu Kementerian PUPR melakukan mengadakan rapat dengan Gubernur Maluku, Bappenas, DPRD, dan masyarakat ketiga desa untuk mencari solusi penamaan jembatan.

Hasil rapat memutuskan jembatan dinamai Merah Putih, karena Maluku termasuk salah satu dari 8 provinsi pertama yang ada saat Indonesia merdeka.

Kini kehadiran Jembatan Merah Putih mempercepat waktu tempuh antara Bandara Pattimura di utara dengan pusat Kota Ambon di selatan yang berjarak 35 km, dari 60 menit menjadi sekitar 20 menit saja.

#SigapMembangunNegeri #kemenpupr