BEM STMIK Indonesia Desak POLRI Tangkap Edy Mulyadi

Melanesiatimes.com – Febriansyah Putra, Koordinator Pusat BEM STMIK Indonesia menanggapi video yang viral di media sosial terkait konferensi pers yang dilaksanakan oleh seorang politikus, yakni Edy Mulyadi.

Bacaan Lainnya

“Ucapan beliau sangat saya sayangkan karna merusak persatuan NKRI dan membuat ujaran kebencian kepada masyarakat kalimantan dan Ujaran kebencian terhadap Negara, karna mengolok – ngolok pembantu Presiden yakni Menteri Pertahanan.

Febri menambahkan bahwa kalau edy tidak bisa membantu rakyat, dirinya menilai edy Mulyadi sebaiknya diam saja.

“Pak Edy kalau tidak bisa membantu rakyat hanya bisa menimbulkan kegaduhan mending duduk diam dan tenang” ujar Febri

Febri menilai Video yang viral itu memuat tentang pernyataan Edy Mulyadi yang termasuk ke dalam kategori ujaran kebencian dan berbau SARA dengan mengucilkan dan memberikan pernyataan tidak pantas terkait Kalimantan dan penduduknya serta menghina salah satu menteri pertahanan yakni Prabowo subianto

Menurut Koordinator Pusat BEM STMIK Indonesia tersebut mendesak Kepolisian Republik Indonesia agar segera menangkap dan memeriksa Edy Mulyadi karna telah merusak persatuan dan menyebarkan ujaran kebencian kepada bangsa dan negara yakni masyarakat Kalimantan dan Pembantu Presiden yaitu Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto

“ Saya meminta Kepolisian Republik Indonesia untuk segera memeriksa dan menangkap edy Mulyadi karna sudah mencoba merusak persatuan dan menghina Menteri Pertahanan Republik Indonesia” tegas Febri

Pos terkait