PMII Kota Kupang dan Mataram Meminta Panitia Nasional Perpanjang Kongres PMII ke XX

Foto : PC PMII Kota Kupang dan Mataram

Melanesiatimes.com – Sejak dibuka oleh Presiden Ir. Joko Widodo pada 17 Maret 2021 kemarin, kongres ke XX Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) hingga kini diketahui belum berjalan maksimal sesuai yang diharapkan. Maisng-masing Zona mulai perlahan merasa geram dengan ketidakberesan Panitia Nasional menjalankan agenda Kongres PMII ke XX tersebut.

Bacaan Lainnya

Melihat hal itu, PC PMII Kota Kupang dan Mataram meminta dengan tegas Panitia Nasional Kongres PMII ke XX agar di perpanjang mengingat situasi yang tidak memungkinkan dan juga berkaitan dengan pandemi covid-19 yang menghantui di berbagai zona.

“Melihat situasi dan kondisi Kongres Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia yang tak kunjung selesai dengan adanya berbagai macam persoalan keributan di masing-masing Zonasi, PC. PMII Kota Kupang dan Mataram, meminta dengan tegas kepada Panitia Nasional, agar memperpanjang Agenda Kongres PMII ke -XX”

Ketua PC. PMII Kota Kupang, Ikhwan Syahar dalam keterangan yang diterima menyatakan bahwa, alasannya mendorong agar diperpanjang Kongres PMII ke XX yang diduganya adanya intervensi eksternal yang cukup kuat sehingga mempengaruhi kemurnian agenda Kongres PMII ke XX 2021 ini.

“kami ingin Panitia Nasional perpanjang Kongres PMII ke-XX ini, ialah tidak ingin internal PMII diintervensi oleh pihak manapun, lebih-lebih ada dugaan kuat kepentingan Istana ikut terlibat dalam pemilihan Ketua Umum PB. PMII, hal inilah yang dapat menyebabkan rusaknya eksistensi independensi organisasi kaderisasi sebagai Mitra Kritis Pemerintah”Kata Ikhwan Syahar saat dikonfirmasi pada Selasa, (23/03/2021)

Dilain pihak Sekretaris PMII Mataram, Sadam Husen menegaskan bahwa merespon persoalan tersebut, sebelum Kongres PMII ke-XX dimulai, kepentingan senior harus disatukan, agar masing-masing ketua cabang tidak bisa diotak-atik dan dapat menentukan prinsipnya dengan benar dalam membawah kiprah pergerakan PMII kedepannya “karena kami sebagai kader tidak mau diperlihatkan contoh yang buruk” Tegasnya lagi

Lebih lanjut Saddam menyampaikan, bahwa Kongres PMII XX di Zona V sudah seperti Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, tidak lagi memperlihatkan marwah dan citra PMII, yang ada hanyalah pakain dinas berwarna coklat, tutupnya