Bom KPK, Mahasiswa Desak KPK Tegas Tuntaskan Skandal Gratifikasi Bupati Bursel

Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kuningan Jakarta Selatan. (Foto : Istimewa)

MELANESIATIMES.COM – Puluhan mahasiswa mengatasnamakan Barisan Oposisi Mahasiswa Buru Selatan Jakarta (Bom Bursel) kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung merah putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin, (08/03/2021)

Bacaan Lainnya

Pengunjuk rasa dalam tuntutannya menuntuk KPK segera menetapkan Bupati Buru Selatan, Tagop Sudarsono Soulissa (Tagop) sebagai tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi.

“KPK segera tetapkan Tagop Sudarsono Soulissa sebagai tersangka dalam dugaan kasus gratifikasi di kabupaten Buru Selatan, Provinsi Maluku” Ujar Koordinator Aksi Usman Mahu. Selasa, (09/03/2021)

Selain itu, kelompok mahasiswa Buru Selatan itu juga menuntuk Dewan Pengawas (Dewas) KPK memecat tim penyidik dalam dugaan kasus gratifikasi di Kabupaten Buru Selatan, Maluku tersebut.

“Dewas KPK segera pecat tim penyidik yang diduga sudah melakukan upaya busuk menggelapkan kasus gratifikasi yang melibatkan Bupati Buru Selatan, Tagop. Karenanya kami meminta ketegasan hukum dan keadilan hukum atas masalah ini oleh KPK sesuai dengan kewenangan dan tugasnya dalam memberantaskan KKN di negeri kita ini. Tidak ada siapapun dibumi indonesia ini yang punya keistimewaan dimata hukum” Tegas Usman Mahu

Lebih lanjut, kata Usman Mahu, Kasus Skandal Gratifikasi tersebut sudah ama terjadi, namun hingga saat ini (Tagop Red) belum juga ditindak dengan tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Mereka juga mendesak KPK mewujudkan harapan masyarakat Buru Selatan dilakuan dengan tegas dan adil dugaan skandal gratifikasi yang diduga melibatkan Bupati Kabupaten dengan tajuk Lolik Lalen Fedak Fena itu.

“KPK wujudkan harapan keadilan hukum kepada masyarakat Buru Selatan, Provinsi Maluku jika kasus dugaan skandal gratifikasi ini dituntaskan dengan tegas dan adil” Pungkasnya