ETOS : Terkait Peristiwa Kebakaran Gedung Kejagung, Perlu Kejujuran Dalam Mengungkapnya

MELANESIATIMES.COM – Peristiwa kebakaran gedung utama Kejagung membuat semua pihak bertanya-tanya, ada apa gerangan yang terjadi?, apakah ada korelasi kebakaran yang terjadi dengan peristiwa-peristiwa yang sedang ditangani Kejagung saat ini?

Bacaan Lainnya

Ditemui dibilangan senayan senin 24 Agustus 2020, Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah memberikan komentarnya, saya tak bicara banyak perihal musibah itu, buat saya ini bukan kebakaran tapi memang dibakar, sudah lah cukup rakyat ini dibohongi, kawan-kawan media tanya ke semua masyarakat umum pasti berkomentar hal yang sama seperti saya kata Iskandar.

Kalau mau ada penyidikan terkait kasus ini saya sangat pesimis, karena penyidikan kasus ini perlu kejujuran, bukan muatan-muatan ataupun diputar balikkan.

Ujungnya akibat arus pendek dan lain-lain, sangat mudah terbaca klarifikasinya nanti setelah olah TKP lah atau apalah nanti namanya, kawan-kawan media juga bukanlah orang bodoh, saya yakini itu, kejanggalan demi kejanggalan nampak sekali dalam peristiwa ini, pertama terjadi disaat libur panjang 1 Muharram 1442 H, kemudian ada cuti bersama, dilanjut weekend, dan saya yakin penggunaan listrik dikantor yang liburnya panjang pasti sangat minim, saya sangat yakin itu, dan yang terakhir apa kantor Kejagung tidak mempunyai sistem keamanan yang baik?, tidak mempunyai sistem sensor kebakaran yang baik?, kejanggalan itu diperlihatkan secara nyata kepada publik.

Makanya saya katakan saya sangat pesimis ini terungkap, makanya perlu kejujuran dan orang-orang yang jujur mengungkap ini, kalau tidak sampai kapanpun peristiwa ini cuma jadi catatan saja kata Iskandar.

Ditanya media apakah perlu penanganan khusus untuk membuka kasus ini?, buat saya tak perlu, tak perlu buat yang macam-macam, seperti tim investigasi lah, tim pencari fakta lah, tak perlu buat saya, itu hanya menghambur-hamburkan uang negara.

Buat saya yang diperlukan adalah kejujuran para aparat-aparat hukum mengungkap ini.

Kalau mereka jujur, bekerja secara profesional dilandaskan hati nurani yang baik, saya yakin ini terungkap siapa atau apa penyebabnya peristiwa ini.

Kita kembalikan kejujuran kepada mereka aparat penegak hukum, selagi tidak ada kejujuran saya pesimis ini terungkap kata Iskandar mengakhiri wawancaranya

Pos terkait